house of Rhe

  1. Search
  2. About
  3. Subscribe
  4. Archive
  5. Random
  1. Howdy, it's Amelia

house of Rhe

sometimes people face problems.

sometimes people fail to deal with those stuff.

but they learned, learning, and will always learn.

a page of blabbering, a place to share, a way to learn

Newer
Older
  • distraction called ‘life’

    sebulan terakhir ini, adalah masa-masaku beradaptasi dengan Jakarta dan lingkungan baru-tapi-lama.

    secara umum, semua berjalan dengan lancar dan cukup baik. secara khusus, nampaknya banyak hal yang harus aku lakukan agar proses transisi ini tidak menganggu hubunganku dengan Tuhan.

    sudah sebulan terakhir ini, khususnya di hari kerja, aku merasa terlalu lelah untuk merenungi firman dengan mendalam dan sungguh-sungguh, bahkan ketika akhir minggu tiba, dorongan untuk mendalami firman tidak sebesar sebelum aku pindah.

    Aku gak bisa menyalahkan kepindahanku ke Jakarta sebagai penyebab mulai renggangnya kegiatanku bersama Tuhan. semua itu selalu kembali ke diriku sendiri dan keputusan-keputusan yang aku buat.

    bukannya aku putus sama sekali tidak menyediakan waktu untukNya. beberapa kali Roh Kudus masih mau mendorong diriku untuk barang baca FT dan curhat sedikit sama Tuhan di buku tulis khususku. namun ‘beberapa kali’ nampaknya kurang menunjukkan usaha yang lebih besar dari diriku. hidup ini kan gak akan selalu sesantai waktu aku kuliah dulu. ini fase dan jadwal baru yang aku harus hadapi, terus-terusan, karena mungkin fase berikutnya lebih berat dari yang sekarang. well, tapi aku selalu saja cari-cari alasan. dasar manusia memang.

    kalo kita lihat, raja Daud dan usaha-usahanya menyembah Bapa bikin takjub. Terlepas dari setiap kekurangannya sebagai manusia tentunya. Dia seorang raja, yang pasti banyak banget urusan dan ketat jadwal yang harus dia hadapi setiap harinya bukan. Namun jadwal dia buat berdoa itu bikin mulut menganga.

    setiap tengah malam, lalu subuh seblum matahari terbit, setiap siang, bahkan jam, dia persembahkan waktunya buat Tuhan. dan dia masih punya waktu untuk mengurusi tetek bengek kenegaraan dan masalah politiknya.

    bandingkan dengan diriku yang msalahnya tidak sebanyak masalah Daud (additional note - ditambah lagi dengan banyak istri serta anak yang tentu jadi masalah tersendiri buat dia :p)
    dan seringkali diriku mengeluh letih dan lebih memilih untuk memanjakan mata dan tidur lebih lama sejam dibandingkan merenungkan FT.

    setelah aku baca lagi postinganku sebelum ini, agak termenung sebenarnya. Penyembah yang sejati? menjadi penyembah yang benar saja aku masih susah payah usahanya.

    tapi aku bersyukur. ditengah kekurangan-kekuranganku, Bapa selalu baik. Dia berikan tempat magang yang kondisinya menyenangkan. Dia mencukupkanku dengan berbagai macam hal, Dia berikanku lebih dari apa yang aku butuhkan. lebih penting lagi, Dia tetap sabar menungguku ‘lulus’ dari fase ini :)

    kalo Tuhan itu manusia biasa, orang seperti aku ini mungkin sudah dari jauh-jauh hari dilempar ke neraka. tapi karena dia itu bukan manusia biasa, dan adalah luar biasa, aku yang gak ada apa-apanya ini dapat menikmati fasilitas seorang ahli waris! dengan berbahagia pula!

    jadi, gangguan yang bernama hidup ini, bukanlah penghalang bagiku untuk lebih mengenal Dia!

    hugs hugs hugs and much love,
    Amel

    Posted on September 24, 2010 with 1 note

    1. lolakaban liked this
    2. houseofrhe posted this

Field Notes Theme. Designed by Manasto Jones. Powered by Tumblr.